>

Kamis, 24 Januari 2013

ALAT PELINDUNG DIRI





Tujuan, manfaat, jenis dan kegunaan dari Alat Perlindungan Diri (APD)

Tujuan, manfaat, jenis dan kegunaan dari APD
1. Tujuan
Melindungi tenaga kerja apabila usaha rekayasa (engineering) dan administratif tidak dapat dilakukan dengan baik.
Meningkatkan efektivitas dan produktivitas kerja
Menciptakan lingkungan kerja yang aman

2. Manfaat
untuk melindungi seluruh/sebagian tubuhnya terhadap kemungkinan adanya potensi bahaya/kecelakaan kerja.
Mengurangi resiko akibat kecelakaan

3. Jenis :
A.P. Kepala: Topi Pelindung/Pengaman (Safety Helmet), Tutup Kepala, Hats/cap, Topi pengaman
A.P. Muka dan Mata: Safety Glasses, Face Shields, Goggles
A.P. Telinga: Tutup Telinga (Ear muff ), Sumbat Telinga (Ear plugs ) A.P. Pernafasan: Masker, Respirator
A.P. Tangan: Sarung Tangan (Safety Gloves)
A.P. Kaki: sepatu bot
A.P. Badan: jas laboratorium
Safety Belt
APD untuk tugas khusus

4. Kegunaan :
Alat Pelindung Kepala
Topi Pelindung/Pengaman (Safety Helmet): Melindungi kepala dari benda keras, pukulan dan benturan, terjatuh dan terkena arus listrik.
Tutup Kepala:

 Melindungi kepala dari kebakaran, korosif, uap-uap, panas/dingin
Hats/cap: Melindungi kepala dari kotoran debu atau tangkapan mesin-mesin berputar
Topi pengaman: untuk penggunaan yang bersifat umum dan pengaman dari tegangan listrik yang terbatas. Tahan terhadap tegangan listrik. Biasanya digunakan oleh pemadam kebakaran.

Alat Pelindung Muka Dan Mata:
Melindungi muka dan mata dari:
a. Lemparan benda-benda kecil.
b. Lemparan benda-benda panas
c. Pengaruh cahaya




Alat Pelindung Telinga :
Sumbat Telinga (Ear plugs )
Sumbat telinga yang baik adalah menahan frekuensi Daya atenuasi (daya lindung) : 25-30 dB, sedangkan frekuensi untuk bicara biasanya (komunikasi) tak terganggu.
Tutup Telinga (Ear muff )
frekuensi 2800–4000 Hz sampai 42 dB (35–45 dB)
Untuk frekuensi biasa 25-30 dB.
Untuk keadaan khusus dapat dikombinasikan antara tutup telinga dan sumbat telinga sehingga dapat atenuasi yang lebih tinggi; tapi tak lebih dari 50 dB,karena hantaran suara melalui tulang masih ada.


Alat Pelindung Pernafasan
Memberikan perlindungan terhadap sumber-sumber bahaya seperti:
a. kekurangan oksigen
b. pencemaran oleh partikel (debu, kabut, asap dan uap logam)
c. pencemaran oleh gas atau uap

Alat Pelindung Tangan
Sarung Tangan (Gloves)
Jenis pekerjaan yang membutuhkan sarung tangan :
a. Pengelasan/ pemotongan (bahan kulit)
b. Bekerja dengan bahan kimia (bahan karet)
c. Beberapa pekerjaan mekanikal di workshop dimana ada potensi cedera bila tidak menggunakan sarung tangan (seperti benda yang masih panas, benda yang sisinya tajam dlsb.).
d. Beberapa pekerjaan perawatan.

Alat Pelindung Kaki
Untuk mencegah tusukan
Untuk mencegah tergelincir
tahan terhadap bahaya listrik

Pakaian Pelindung: digunakan untuk melindungi tubuh dari benda berbahaya, misal api, asap, bakteri, zat-zat kimia, dsb.
Safety Belt:
Berguna untuk melindungi tubuh dari kemungkinan terjatuh, biasanya digunakan pada pekerjaan konstruksi dan memanjat serta tempat
tertutup atau boiler.
APD untuk tugas khusus
a. Apron untuk bekerja dengan bahan kimia ataupun pekerjaan pengelasan.
b. Full body harness untuk bekerja di ketinggian melebihi 1,24 meter.
c. Tutup telinga (ear plugs) untuk bekerja di tempat dengan kebisingan melebihi 85 dB.
d. Sepatu boot karet (rubber boot) untuk semua pekerjaan di kebun yang dimulai dari survey lahan, pembibitan, penanaman hingga panen.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar